Tampilkan postingan dengan label manis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label manis. Tampilkan semua postingan
Minggu, 02 Februari 2014
Info ringkas yang ANDA mesti tahu Diabetis kencing manis

Intro
* Diabetis ada dua jenis, diabetis insipidus dan diabetis mellitus. Diabetis insipidus - kencing banyak (badan takleh simpan air). Diabetis mellitus - kencing manis (badan takleh kontrol gula dalam darah)
* Diabetis mellitus ada dua jenis - Type 1, Type 2.
* Type 1 - Kegagalan pankreas mengtinjauankan insulin
* Type 2 - Kegagalan receptor insulin untuk menerima isyarat insulin dan bertindak meningkatkan penyerapan gula ke dalam otot
Fisiologi ringkas
- Kita perlukan gula untuk tenaga. Paras gula perlu berada dalam julat tertentu - 3.8 mmol/L hingga 6.1 mmol/L ketika berpuasa, dan tidak melebihi 7.8 mmol/L selepas makan.
- Bila kita makan gula / karbohidrat, ia masuk dalam darah, dan badan kita akan menjalankan proses2 tertentu untuk pastikan paras gula berada dalam julat yang diperlukan. Pankreas tinjauankan insulin. Insulin membolehkan otot2 mengambil gula dalam darah sebagai sumber tenaga untuk fungsi masing2.
* Diabetis ada dua jenis, diabetis insipidus dan diabetis mellitus. Diabetis insipidus - kencing banyak (badan takleh simpan air). Diabetis mellitus - kencing manis (badan takleh kontrol gula dalam darah)
* Diabetis mellitus ada dua jenis - Type 1, Type 2.
* Type 1 - Kegagalan pankreas mengtinjauankan insulin
* Type 2 - Kegagalan receptor insulin untuk menerima isyarat insulin dan bertindak meningkatkan penyerapan gula ke dalam otot
Fisiologi ringkas
- Kita perlukan gula untuk tenaga. Paras gula perlu berada dalam julat tertentu - 3.8 mmol/L hingga 6.1 mmol/L ketika berpuasa, dan tidak melebihi 7.8 mmol/L selepas makan.
- Bila kita makan gula / karbohidrat, ia masuk dalam darah, dan badan kita akan menjalankan proses2 tertentu untuk pastikan paras gula berada dalam julat yang diperlukan. Pankreas tinjauankan insulin. Insulin membolehkan otot2 mengambil gula dalam darah sebagai sumber tenaga untuk fungsi masing2.

Diabetis mellitus - apa yang tak kena?
- Outcome daripada diabetis mellitus ialah, gula gagal dialih dari darah ke dalam otot. Ini boleh jadi kerana tiada insulin (Type 1) atau insulin ada, tapi tak dapat berfungsi dengan sempurna (Type 2)
- Dalam Type 1, sel2 pankreas gagal mengtinjauankan insulin. Jadi takde orang nak jadi in charge person untuk urus paras gula
- Dalam Type 2, receptor/penerima isyarat insulin dekat otot2 dah tak sensitif, semua tido, jadi insulin tinggi pun tak dapat meningkatkan penyerapan gula ke dalam otot.
- Kerap kencing
- Kerap dahaga
- Badan letih (sebab gula tak dapat bagi tenaga kat otot)
- Turun berat badan (biasanya orang obese lagi senang kena diabetis, tapi tanda awal dia ialah berat badan turun mendadak)
- Lenguh2 badan
- Kebas2 hujung jari kaki dan tangan (glove and socks pattern)
- Kerap bangun malam untuk kencing (lebih dari 3 kali)
Salah faham diabetis
- Diabetis ialah diagnosis seumur hidup. Maknanya cara pengurusannya ialah dengan mengawal simptom dan mengawal paras gula dalam darah. Tetapi kita tidak dapat merawat puncanya. Dengan kata lain, penyakit ini TIADA PENAWAR.
- Tetapi, kalau ada orang claim ada penawarnya, minta penerangan dahulu. Kalau ada penerangan yang bertepatan dengan punca penyakit (kehilangan sensitiviti receptor atau kegagalan sel pankreas) maka ia mungkin betul. TETAPI dalam dunia perubatan moden, masih belum ada penawar yang boleh memberi jaminan 100% sembuh dari diabetis. Kalau ada orang yang sembuh 100% daripada diabetis, itu kuasa Allah dan dunia perubatan moden masih belum menemui penerangan saintifiknya.
- Walaupun diabetis, tetapi kita tidak perlu pantang makan secara mutlak. Makanan ialah sumber tenaga kita. Kalau tak makan apa2, maka kita boleh mati. Apa yang perlu ialah mengawal makanan.
- Walaupun orang diabetis sedang menggunakan ubat hospital atau apa2 ubat tradisional, pemakanan masih perlu dikawal. Ini bertepatan dengan point kedua saya tadi. TIADA PENAWAR UNTUK DIABETIS. Rawatan2 ubat hospital atau tradisional ini cuma mengawal paras gula dalam darah.
- Matlamat rawatan diabetis
1) mengawal gula dalam darah
2) melambatkan progress penyakit
3) mengelakkan komplikasi lain - kegagalan jantung, kegagalan buah pinggang, buta mata, potong kaki, strok
Kamis, 30 Januari 2014
Gadis manis hilang dibawa wanita lesbian
berita-beritadotcom (Situbondo,Jawa Timur) Hilangnya Reni Halila Sumiati (15), siswi kelas 9 SMPN 3 Panarukan Situbondo, Jawa Timur seperti berita sebelumnya, masih menjadi tanda tanya penyebab dan keberadaannya. Gadis manis tersebut menghilang dari rumahnya sejak Sabtu, 28 April 2012 lalu. Diduga Reni dibawa kabur dan disembunyikan di sebuah tempat oleh seorang wanita yang mempunyai kelainan seksual (lesbian).
Kasubag Humas Polres Situbondo AKP H. Mardjuki ketika dihubungi melalui telepon genggamnya menyatakan bahwa polisi masih berupaya mencari keberadaan korban, baik melalui siaran radio maupun melakukan pencarian langsung dengan mengerahkan anggotanya ke tempat-tempat yang dicurigai sebagai tempat keberadaan korban.
Menurut H. Mardjuki, sebelumnya memang ada seorang wanita berpenampilan tomboi berinisial J yang dicurigai polisi sebagai pelaku yang membawa kabur korban, namun dari keterangan yang didapat dari yang bersangkutan mengaku tidak tahu menahu soal kepergian korban. Polisi mencurigainya, lantaran beberapa waktu sebelumnya korban juga pernah menghilang dan ditemukan sedang bersama orang tersebut. Menurut informasi masyarakat sekitar kediamannya, wanita tersebut mempunyai kelainan seksual yaitu menyukai sesama jenis atau lesbian.
Hal itu dilihat dari cara berpakaian dan penampilannya yang berdandan seperti pria. Kesehariannya, J berprofesi sebagai pedagang makanan cilok yang sering mangkal di sekolah SD. Menurut salah satu teman korban, dia tidak mengetahui dengan pasti kapan awal perkenalan korban dengan J. Namun yang jelas, korban sering terlihat bersama dengan J. Pada kejadian pertama hilangnya korban pun, ternyata ditemukan di rumah J.
Kesedihan nampak jelas dikedua mata keluarga Reni, kedua orangtuanya merasa galau atas kepergiannya, mereka juga mengkhawatirkan masa depan puteri kesayangannya, karena sebentar lagi korban akan memasuki jenjang pendidikan tingkat SMU. Jika korban tidak diketemukan sampai batas akhir waktu Penerimaan Siswa Baru (PSB) tingkat SMU, maka Reni bisa dipastikan tidak dapat melanjutkan sekolahnya.
“Kami sangat cemas terhadap keselamatan anak kami, sudah sebulan lebih. Dia tidak ada kabarnya, ada dimana, bagaimana dan bersama siapa, sama sekali kami tidak mengetahui.” Kata Tolak Isa, ayah Reni “Saya sudah berusaha mencarinya kemana-mana, tapi hingga saat ini tidak ditemukan. Kemana lagi lagi kami harus mencarinya, mas “ tukas pria yang sehari-hari berprofesi sebagai penarik becak itu dengan galau.(gusti) Berita2.com
Langganan:
Postingan (Atom)