Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan
Jumat, 21 Februari 2014
Hal hal Penting yang Harus Ada di Sinetron Indonesia

Pada suatu hari, kami lagi iseng nonton infotainment. Disitu lagi bahas gaji-gaji artis sinetron. Wow! Ente melongo dengernya! Gaji mereka buat satu episode aja lebih dari gaji Ente setahun+bonus+THR+Lembur. Ente pun langsung berpikiran masuk ke dunia entertain(ment) dengan menjadi artis. Tapi keinginan itu langsung sirna ketika Ente papasan sama kaca. "Nggak usah mimpi deh !" kata Ente dalem hati.
Terus Ente pun iseng, nonton sinetron yang tadi dibahas sama infotainment. Disitu Ente lihat, selain nama-nama pemain, ada juga nama produser dan pembuat sinetron tersebut. "Nah ini dia!" pikir Ente. Mungkin Ente nggak bisa jadi pemainnya, tapi pasti Ente bisa jadi pembuat sinetron. Yang main aja dibayarnya segitu, gimana yang buat. Ente pun mengeluarkan secarik kertas dan bolpen, dan mulai mencoba untuk menulis. Tapi Ente bingung, mulainya dari mana. Nah kali ini MBDC hadir untuk memberikan pengetahuan penting tentang apa-apa saja yang harus ada di sebuah sinetron, untuk Ente-Ente para calon penulis/produser/sutradara sinetron di masa depan. Ayo disimak !
1. Judul yang Catchy

Judul harus catchy supaya para calon penonton bakal tertarik buat nonton sinetron Ente. Judul bisa berupa :
Sebuah Kata + Imbuhan
Contoh: Tersanjung, Terpikat.
Ente bisa bikin: Tenggelam atau Tersungkur
Nama dari Si Tokoh Utama
Contoh: Intan, Nikita, Olivia.
Ente bisa bikin : Laquisha (tokoh utama cewe ghetto), atau Kehleyr (Tokoh utama cewe Klingon). Ini bisa di improvisasi dgn menambahkan Cinta sebelum nama tokoh utama, seperti Cinta Fitri, Cinta Bunga, dan Cinta Nia.
Kalimat yang Merupakan Tema Sinetron Tersebut
Contoh : Putri yang Ditukar, Bunga di tepi jalan.
Ente bisa bikin : Rumput yang bergoyang atau Cincin yang nggak muat.
Ungkapan Bahasa Gaul
Contoh: Sumpah Gue Sayang Elo, Patah hati? Capek Dech.
Ente bisa bikin : Pacar lo buat gue aja ya, Ciyn! atau Aduh bok, kolor gw nyangkut nih ga asik benjedh deyh! Selain dari 4 itu, masih banyak nama-nama unik lain yang bisa Ente gunakan. Bebaskan imajinasimu, jangan biarkan kreativitasmu terkekang !
2. Peran Protagonis

Pemeran protagonis adalah tokoh-tokoh utama dari cerita Ente. Mereka harus terdiri dari
Tokoh Utama Diutamakan Seorang Cewek
Dia harus cantik, rambutnya panjang, umurnya antara 18-24. Jangan yang ketuaan. Tokoh utama ini nanti disesuaikan sama judul sinetron Ente. Cari yang punya kemampuan menangis dan menye-menye kelas dunia, soalnya kebanyakan tokoh utama sinetron kan ceritanya idupnya menderita. Tokoh utama ini selalu terlihat sehat, sampai nanti tiba-tiba di tengah-tengah season 5, dia di diagnosa dengan penyankit leukimia. Atau kanker apa gitu deh yang keren. Abis itu tiba-tiba dia jadi lemah dan tak berdaya.
Love Interest dari Si Tokoh Utama
Yaitu cowok yang sepantaran atau lebih tua sedikit. Ganteng, tinggi, gede, sporty, mobilnya BMW convertible dan diutamakan yang mukanya Indo. Kalo mau pake yang pribumi juga boleh, tapi penonton kan biasanya lebih suka yang indo-indo gitu.
Sahabat si Tokoh Utama
Ini bebas lah, biasanya cewek. Perannya adalah temen senasib sepenanggungan. Kalo si tokoh utama lagi apes, biasanya dia juga kena walaupun tingkat keapesannya nggak sama. Cowok juga boleh kalo Ente mau buat cerita semacam romantic comedy yg si cewe ngejar cowo idolanya, nggak dapet, terus sadar ternyata dia cinta sama sahabat cowonya. Standar lah.
Tokoh Banci
Ini juga nggak kalah penting. Si banci ini berperan sebagai comic relief yang omongannya nyinyir. Makin ngeselin si banci, makin bagus. Keempat tokoh diatas musti jadi inti dari geng protagonis. Boleh ditambahin beberapa orang, misalnya si tokoh utama sahabatnya ada 2, terus si love interest juga punya sohib/bro-nya dia.
3. Peran Antagonis

Buat apa ada jagoan kalo nggak ada musuhnya? Fungsi dari peran-peran antagonis ini adalah menghalang-halangi para protagonis untuk mencapai tujuannya, membuat hidup mereka sengsara, dan yang paling penting adalah : Menciptakan Drama. Kalo nggak ada drama, mana bisa dijual sinetronnya. Peran-peran antagonis biasanya berbentuk :
Bos Antagonis
Tokoh ini adalah tokoh penjahat utama. Biasanya dia mengambil wujud sebagai seorang Ibu Tiri. Sungguh tipikal ya? Tapi memang ibu tiri selalu terkenal jahat, dari jaman Cinderella, Hansel dan Gretel sampai ke Bidadari. Terus, ini tugasnya ngapain? Ya berbuat jahat aja gitu, bikin susah hidupnya si tokoh utama and the gang dengan berbagai cara.
Antagonis VP
Ini adalah wakil dari si Bos Antagonis. Kalo bosnya ibu tiri, VP-nya biasanya si anak kandungnya. Tugasnya nggak beda jauh dari si bos, membuat hidup tokoh utama susah dan menderita, tapi level jahatnya masih dibawah si bos. Contohnya, kalo si anaknya mungkin cuma naro kecoa di dalem tasnya tokoh utama, si ibu tiri nyembunyiin buaya dibawah tempat tidur tokoh utama, dengan harapan tokoh utama dimakan hidup-hidup.
Kroco
Mereka ini para pengikut setia dari aliran antagonis. Mereka adalah anak buah Bos dan Tangan kanannya yang patuh dan setia. Biasanya mereka mengambil wujud sebagai pembantu atau temen-temennya si tangan kanan. Mereka sebenernya bodoh, soalnya mereka biasanya cuma ngikutin perintah doang. Itu pun suka salah-salah, dan akhirnya malah jadi senjata makan tuan. Kalo di film Power Rangers, ini pasukan bertopeng anak buahnya Lord Zedd yg sekali gebuk kalah, tapi tetep aja setiap episode muncul. Sebagai seorang pembuat sinetron, Ente harus kreatif. Ente nggak boleh terkekang sama peraturan yang udah ada. Coba Ente eksperimen, misalnya bos antagonis-nya ada 2, Ibu tiri sama Ibu kos yang galak gitu. Wuih pasti drama banget tuh.
4. Peran-peran Tambahan

Ini standart polisi preman
Mereka ini adalah peran-peran yang perlu ada dalam cerita, tapi munculnya kadang-kadang aja kalau diperluin. Seperti Tuxedo Bertopeng di Sailormoon atau Ikki Phoenix di Saint Saiya
Pelindung
Tokoh pelindung ini biasanya memiliki otoritas dan pengaruh paling besar dalam lingkungan kehidupan si tokoh utama. Bahkan para peran antagonis pun segan dan tunduk sama dia. Cuma sayangnya, si Pelindung ini biasanya sibuk (entah ngapain), jadi nggak bisa tiap hari ada buat ngelindungin si tokoh utama. Contoh perannya adalah bapak kandung dari si tokoh utama, tapi sering dinas keluar kota. Biasanya dia akan muncul di saat-saat genting, dimana si tokoh utama sepertinya udah nggak bakal selamat lagi.
Tokoh Spiritual
Tokoh spiritual ini juga munculnya kadang-kadang aja, tugasnya adalah memberikan wejangan, nasihat dan kadang-kadang menjadi tempat mengadu untuk si tokoh utama. Misalnya si tokoh utama abis dicambuk sama bos antagonis. Terus tokoh utama pun kabur dan nangis ditengah jalan. Abis itu dia ketemu sama tokoh spiritual yang mengajarkan dia untuk sabar, dan semua pasti ada balasannya. Terus si tokoh utama disuruh berdoa pake voice-over di ruangan gelap yang tengah-tengahnya ada spotlight sambil nangis-nangis.
Polisi / Dokter
Tak jarang dalam sinetron ada kemunculan 2 tokoh ini. Polisi biasanya muncul abis si peran antagonis melakukan tindakan ilegal dan mau kabur. Sang polisi pun dengan ekspresi yang (kurang) meyakinkan, akan teriak "BERHENTI !" tapi si antagonis masih lari. Setelah itu, karena tak ada pilihan lain, sang polisi pun mengambil pistolnya dan menembakkannya entah ke arah mana. Karena pelurunya ajaib, pasti si antagonis bakal kena tembak di kakinya, lalu digiring ke penjara. Kalo dokter biasanya muncul buat menyampaikan kabar buruk, tentunya dengan ekspresi yang (kurang) meyakinkan. Dokter akan muncul kalo operasinya nggak bertinjauan/ada yang kena kanker/penyakitnya udah nggak ketolong lagi. Dialognya pasti dimulai dengan "Kami sudah berusaha sekuat tenaga�"
Pemeran Utama Baru
Tidak jarang, cerita sinetron mengharuskan si tokoh utama untuk mengubah penampilannya secara drastis. Mungkin karena kecelakaan atau disiram air keras sama bos antagonis, wajah tokoh utama harus di operasi plastik, sehingga wajahnya berubah total. Kebanyakan artis sinetron nggak mau di operasi sampe wajahnya berubah total, untuk mensiasati hal ini, Ente perlu pemeran utama baru untuk menggantikan pemeran utama yang lama.
Udah ah segitu dulu. Masih pengen lagi? Sabar dong. Lanjut lagi minggu depan ya.
- Karakter Dalam Sinetron Indonesia
- Mengenang Para 90s Sinetron Babes
- Sejarah Video Porno di Indonesia
- Mengenang Para 90s Sinetron Dudes
- Belajar Jadi Selebriti yang Baik &Benar Ala Syahrini
Minggu, 09 Februari 2014
7 Minuman Keras Asli Indonesia
Cap Tikus & Sagoer
Cap Tikus merupakan minuman keras dari Manado tinjauan penyulingan Sagoer. Sagoer sendiri adalah cairan yang disadap dari pohon enau dan mengandung sedikit kadar alkohol sekitar 5%. Setelah disuling dengan cara tradisional, minuman khas Minahasa ini menjadi pendorong kerja untuk kalangan petani. Namun saat ini Cap Tikus lebih menjadi sarana pelampiasan dan mabuk-mabukan. Begitu berbahayanya minuman ini hingga orang-orang tua mengingatkan agar bisa menahan atau mengontrol minum minuman Cap Tikus. Sejak dulu pula dikenal pameo menyangkut Cap Tikus, minum satu seloki Cap Tikus, cukup untuk menambah darah, dua seloki bisa masuk penjara, dan minum tiga seloki bakal ke neraka.
Tuak
Tuak merupakan minuman keras khas Indonesia tinjauan fermentasi dari bermacam buah. Bahan-bahan tuak biasanya beras atau cairan yang diambil dari tanaman seperti nira kelapa atau aren, legen dari pohon siwalan atau tal, atau sumber lain. Di daerah Batak tuak dibuat dari pohon aren yang mirip pohon kelapa maka sering disebut bir panjat. Bar-bar tradisional yang menyediakan tuak disebut lapo tuak. Sebenarnya tuak tersebar di begitu banyak daerah di Indonesia sehingga sering disebut dengan nama-nama lain, namun tuak di sini mengacu pada minuman tinjauan fermentasi dari buah yang manis. Sama seperti temannya dari Manado tuak juga sangat memabukkan dengan kadar alkohol yang lebih ringan. Di salah satu lapo tuak tertulis Segelas tuak penambah darah. 2 gelas, lancar bicara. 3 gelas, mulai tertawa-tawa. 4 gelas, mencari gara-gara. 5 gelas, hati membara. 6 gelas, membuat perkara. 7 gelas, semakin menggila. 8 gelas, membuat sengsara. 9 gelas, masuk penjara dan 10 gelas, masuk neraka.
Arak Bali
Mirip dengan tuak, arak bali merupakan minuman keras tinjauan fermentasi dari sari kelapa dan buah-buahan lain. Kadar alkoholnya 37-50%. Arak ini dari namanya saja sudah jelas berasal dari Bali dan sering digunakan dalam upacara-upacara adat. Dalam upacara menghormati para dewata arak akan dituangkan ke daun pisang yang sudah dibentuk seperti tangkup dan kemudian arak akan dicpiratkan tangan kanan dengan bantuan sebuah bunga. Arak-arak untuk upacara biasanya mutu terendah karena arak terbaik akan diminum. Arak ini cukup populer juga di kalangan wisatawan di Bali dan salah satu resep cocktail yang terkenal adalah "arak attack" yaitu campuran Arak Bali dan orange juice. Meskipun banyak turis mancanegara tidak akan terkesan dengan rasa arak dibanding minuman keras dunia lainnya namun keberadaan Arak Bali jelas membantu seorang asing menikmati liburannya dan mempromosikan pulau dewata.
Sopi
Sopi adalah minuman keras asal Maluku yang dilarang di sana namun sudah sangat populer dan mendarah daging. Sopi sendiri merupakan fermentasi dari pohon aren (jadi masih bersaudara dengan minuman keras Indonesia lainnya) dan memiliki kadar alkohol diatas 50%. Pembuatan Sopi yang mengtinjauankan rasa khasnya adalah penambahan bubuk akar Husor dan penggunaan bambu untuk penyulingan. Para pembuat Sopi tradisional meskipun terlarang sangatlah makmur sampai bisa menyekolahkan anak-anak mereka sampai ke bangku kuliah maka ada sebutan di Maluku sudah ada orang yang menjadi profesor-profesor karena Sopi ini. Ada yang bilang rasa Sopi mirip Vodka.
Lapen
Nah minuman keras asal Yogyakarta ini reputasinya sungguh buruk. Coba saja Anda cari di google mengenai minuman ini, halaman awal akan didominasi kisah-kisah tragis penegak lapen, dari kebutaan, kelumpuhan, sampai kematian massal. Namanya pun sudah cukup sangar Lapen merupakan singkatan dari "langsung pening". Memang cara pembuatannyapun akan membuat kita geleng kepala. Alkohol 98,5% dicampur 15 liter air mineral ditambah gula dan pemanis lainnya, didiamkan 12 jam siap untuk dikonsumsi. Anda yang jeli akan bertanya alkohol apa yang dipakai? Disitulah masalahnya karena tidak jelas maka minuman ini sering terkontaminasi Methanol yang sangat beracun (bahan kosmetik, pembersih, dll) yang akan menjadi asam di dalam tubuh dan menyerang sistem saraf terutama saraf mata. Lebih parahnya lagi di Yogyakarta para pemuda yang hilang arah sering adu keberanian dengan mencampur Lapen dengan berbagai cairan lain untuk memperkuat rasanya, dan yang kami maksud cairan bukan hanya cairan minuman tapi bisa karbol, formalin, dan bahan kimia apapun yang bisa Anda pikirkan. Tidak heran halaman demi halaman pencarian google untuk "Lapen" dihiasi obituari dan berita pengerebekan polisi.
Ciu
Ciu merupakan sebuah nama sebutan untuk minuman keras khas dari daerah Banyumas dan Bekonang, Sukoharjo. Meskipun mungkin ada hubungannya tapi tidak sama dengan Ang Ciu atau arak merah Cina. Di Banyumas Ciu merupakan tinjauan fermentasi dari beras dengan kadar alkohol mencapai 50-90%. Di tempat ini Ciu illegal dan dengan aktif diberantas oleh pemerintah daerahnya. Di Bekonang di lain pihak, pembuatan Ciu ini didukung oleh pemerintah daerahnya, sehingga menjadi sangat populer dan dipasarkan ke seluruh Karesidenan Surakarta, Surabaya hingga Madura. Pada jaman dahulu setiap ada hajatan malamnya pasti diikuti dengan acara mabuk "Ciu Bekonang". Ciu ini pembuatannya menggunakan tape dan ketan sehingga tinjauan fermentasi dari singkong tidak seperti saudaranya di banyumas. Kedua Ciu tidak berwarna, bening dan rasanya sangat kuat.
Anggur Orang Tua, Bir Bintang, Anker Beer, dan Minuman Keras Lokal Lainnya
Meskipun masih menjadi polemik dan perdebatan di kalangan rohaniawan, minuman keras produksi skala besar telah menjadi bisnis yang sangat besar. Lihat saja grup orang tua yang dari anggur kolesomnya bisa merambah hingga ke bisnis makanan lain. Bir produksi dalam negeri (yang rasanya kalah jauh dengan bir luar negeri) juga populer di kalangan masyarakat kecil. Minuman-minuman itu ada di daftar ini hanya karena mereka dibuat di Indonesia meskipun kecil nilai tradisinya.
sumber
Langganan:
Postingan (Atom)