Tampilkan postingan dengan label burung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label burung. Tampilkan semua postingan
Senin, 25 November 2013
Cara Mengobati Suara Serak pada Burung Murai Batu

Diantara di dalam mengatasi penyakit suara yang serak pada murai batu beragam jenis dan mungkin hampir seluruh burung pasti bisa alami serak pada tenggorokannya sampai kicauannya tidak nyaring dan tidak merdu, terlebih mungkin suaranya lantas jelek, yang jelas saya juga tidak paham dengan pasti apa factor pemicunya.
Tetapi jangan sampai cemas dibawah ini masih banyak perihal langkah gampang di dalam mengatasi suara serak pada burung anda terlebih pada burung murai batu atau murai medan, yang mungkin bisa bermanfaat untuk burung-burung yang sangat disayangi anda.
Tentang yang perlu diperhatikan di dalam mengatasi suara serak pada burung ( murai ) di antaranya yaitu :
Jauhi penjemuran burung diatas jam 10 siang, terutama pada – 2 siang, mungkin ada juga yang mengatakan bahwa untuk burung-burung fighter baiknya kuat di dalam penjemuran agar fisiknya stabil atau kuat di dalam bertempur ( sah-sah saja, itu bergantung kebiasaan waktu menjaga burung ), karena menurut saya sinar matahari di atas jam 10 siang sudah tidak dapat menyehatkan, justru sinar matahari bisa makin bagus dan bermanfaat untuk perubahan fisik dan tulang serta bulu untuk burung kurang lebih jam 7 sampai jam 10 siang, karena itu jauhi penjemuran diatas jam 10 siang.
Kurangi aktivitas atau intensitas burung di dalam berkicau ( kasihan di dalam kondisi serak burung terus berkicau, hehehh ), langkahnya krodong yang rapat dan jauhkan dari burung-burung ocehan yang lain yang dapat memancing karakter bertarung pada murai tersebut, atau ungsikan burung tersebut ketempat yang sepi tidak ada suara kicauan burung yang lain, tujuannya dengan maksud agar burung bisa benar-benar istirahat tenggorokannya atau pita suaranya.
Apabila burung ( murai ) anda miliki kebiasaan dengan makan voer, coba untuk sesaat dihentikan dahulu agar si burung tidak konsumsi makanan yang menurut saya agak keras, gantilah dengan kroto full pagi dan sore.
Untuk minumannya, berikanlah air minum yang bermineral tinggi, layaknya air minum di dalam kemasan, atau bisa juga berikan obat di dalam wujud air minum khusus burung.
Berikanlah madu masing-masing 2 hari sekali, langkahnya yaitu berikan jangkrik dan kroto dengan madu secukupnya jangan sampai terlampau berlebih.
Waktu berikan pakan pada burung ( murai ) cermati kebersihannya hususnya di dalam pemberian jangkrik, buang kaki jangkrik yang depan dan yang belakang, dan yang lebih mutlak lagi yakni terutama pada sayap jangkrik yang baru mulai tumbuh/keluar berwarna putih, dikarenakan sayap jangkrik inilah yang sangat riskan bisa menyebabkan serak pada suara burung.
Jangan sampai diberikan ulat hongkong dahulu walau ulat hongkong tersebut terus berwarna putih, karena supaya bagaimanapun juga ulat hongkong bisa sangat punya pengaruh pada suhu burung, berilah cacing ( apabila dapat diberi cacing ) karena sebenarnya cacing yakni extra fooding yang sangat terbaik di dalam mengatasi serak pada suara burung. Apabila sudah pulih kembali, kembalikan perawatan burung tersebut pada perawatan pada awalnya.
Kamis, 21 November 2013
Tips Membeli Burung Bakalan yang Berkualitas
Umumnya beberapa pemula dalam membeli burung bakalan segera ke pasar burung, tak ada yang salah dengan hal tersebut di karenakan seluruh penghobi atau penggemar burung tiap-tiap beli burung bakalan dapat senantiasa melacak ke pasar burung, cuma saja kita sbg penghobi “burung pengicau” pemula mesti siap dengan efek kegagalan saat membeli burung bakalan (Muda Hutan/ MH).
Ada alternatif lain saat membeli burung bakalan di karenakan sekarang ini telah mulai banyak beberapa peternak burung bakalan untuk type – type burung spesifik, sebut saja murai batu, anis merah, cucakrowo, kenari, lovebird, perkutut, parkit telah mulai di ternak oleh penghobi burung pengicau.
Efek yang didapat hampir tak ada di karenakan bila kita beli ke peternak sekurang-kurangnya burung bakalan telah masuk mulai makan buatan (voer) tidak sama bila kita beli burung bakalan di pasar burung efek kematian pada burung terhitung tinggi terlebih spesial untuk penghobi burung pengicau baru di karenakan burung bakalan tangkapan hutan mesti betul-betul extra dalam saat pengevoran serta penjinakkan. Harga burung bakalan lalu tak terlampau jauh pada burung hasil ternakan ataupun beli segera dipasar.
Pastinya tidak sama dengan penghobi burung pengicau yang telah punya kebiasaan serta memiliki pengalaman saat membeli burung bakalan di karenakan ada burung – burung spesifik menurut beberapa penghobi burung pengicau semakin bagus serta baik bila beli burung bakalan yang segera dari penangkapan di karenakan diakui volume/ nada hutannya tetap alami serta keras.
Burung bakalan hutan umumnya di tangkap oleh beberapa pencari burung dengan langkah dijebak, dijaring dalam jumlah banyak ataupun dipancing. Amat beresiko bila burung bakalan didapat di karenakan pancingan di karenakan burung bakalan tersebut bila kita beli umumnya 2 s/ d 4 hari dapat mati. Dengan cara fisik dapat amat sukar lihat burung bakalan tersebut di tangkap dengan langkah apa, cuma saja untuk penghobi burung pengicau pemula waktu beli burung bakalan dipasar carilah burung yang sehat dengan cara fisik (berdiri ditangkringan, giras) tak layu atau menyendiri di bawah.
selengkapnya

Efek yang didapat hampir tak ada di karenakan bila kita beli ke peternak sekurang-kurangnya burung bakalan telah masuk mulai makan buatan (voer) tidak sama bila kita beli burung bakalan di pasar burung efek kematian pada burung terhitung tinggi terlebih spesial untuk penghobi burung pengicau baru di karenakan burung bakalan tangkapan hutan mesti betul-betul extra dalam saat pengevoran serta penjinakkan. Harga burung bakalan lalu tak terlampau jauh pada burung hasil ternakan ataupun beli segera dipasar.
Pastinya tidak sama dengan penghobi burung pengicau yang telah punya kebiasaan serta memiliki pengalaman saat membeli burung bakalan di karenakan ada burung – burung spesifik menurut beberapa penghobi burung pengicau semakin bagus serta baik bila beli burung bakalan yang segera dari penangkapan di karenakan diakui volume/ nada hutannya tetap alami serta keras.
Burung bakalan hutan umumnya di tangkap oleh beberapa pencari burung dengan langkah dijebak, dijaring dalam jumlah banyak ataupun dipancing. Amat beresiko bila burung bakalan didapat di karenakan pancingan di karenakan burung bakalan tersebut bila kita beli umumnya 2 s/ d 4 hari dapat mati. Dengan cara fisik dapat amat sukar lihat burung bakalan tersebut di tangkap dengan langkah apa, cuma saja untuk penghobi burung pengicau pemula waktu beli burung bakalan dipasar carilah burung yang sehat dengan cara fisik (berdiri ditangkringan, giras) tak layu atau menyendiri di bawah.
Berikut adalah tips membeli burung bakalan yang berkualitas:
- Untuk menghindar burung bakalan sekurang-kurangnya bukan hanya pancingan carilah penjual burung yang direkomendasikan oleh rekan penghobi burung pengicau atau di area berlangganan kita bila memanglah telah punya kebiasaan.
- Untuk pemula bila pingin menjaga burung bakalan yang mahal seperti murai batu terlebih type medan tambah baik beli ke peternak segera atau sekurang-kurangnya bila pingin burung bakalan MH sekurang-kurangnya telah mulai menghimpun langkah – langkah penjinakkan serta pengevoran burung bakalan (dapat dicari di internet) atau ajukan pertanyaan ke rekan penghobi burung pengicau yang telah memiliki pengalaman.
- Baiknya untuk penghobi burung pengicau pemula dari pada beresiko tinggi saat membeli burung bakalan namun umurnya tak lama saat ini ini telah banyak penghobi burung pengicau yang jual kembali burung bakalan hasil rawatannya sekurang-kurangnya telah mulai jinak serta makan voer di jaringan internet.
- Untuk pertama kali baiknya pemula beli burung bakalan yang makanannya tak bergantung voer (makanan buatan), seperti kenari, sanger, blackthroat, lovebird di karenakan makannya telah ada dalam wujud kenary seed atau cucak ijo atau cucakrowo tanpa mesti dengan sistem pengevoran dapat cuma memberikan pisang sbg makanan pokok. Jauhi beli burung bakalan yang kedepannya makanan utamanya yaitu voer (makanan buatan) seperti murai batu, kacer, tledekan, anis jika bila kita telah siap dapat resikonya.
Langganan:
Postingan (Atom)