Social Icons

Pages

Sabtu, 31 Mei 2014

Jurus sukses berbisnis untuk pemula

Bisnis merupakan suatu kegiatan dan profesi yang menyenangkan jika kita sudah tahu jalan dan caranya menjalankan bisnis, namun bisnis juga bisa menjadi suatu kegiatan yang menyulitkan terutama bagi pemula yang akan memulai berbisnis. Bagi pemula yang tentu saja awam dan kurang berpengalaman tentu akan kesulitan saat harus menghadapi dunia baru berbisnis dan menghadapi berbagai hal yang mungkin saja bisa menghambatnya dalam berusaha. 


Namun bagi pemula yang sedang berbisnis dan bingung dalam mencari acuan ada salah satu masukan positif dari Hermas Puspito seorang CEO Ednovate, Perusahaan yang membidangi Konsultan Strategi Bisnis UKM. Berikut beberapa tips dan cara berbisnis untuk pemula menurut Hermas Puspito seperti di lansir dai detik.

1. Fokus
Saat memulai suatu usaha maka fokus pada satu bidang usaha itu penting, jangan gamang dan ragu saat anda mulai menjalankan usaha. Untuk itu penting untuk memilih jenis usaha yang pas, baik dan menguntungkan agar tidak timbul keragu-raguan di kemudian hari.

2. Totalitas dalam berbisnis
Artinya jangan setengah-setengah jika ingin sukses maka kita harus mencurahkan semaksimal mungkin kekuatan dalam berbisnis.

3. 1 rencana 3 aksi
Jangan terlalu banyak rencana tanpa aksi, lebih banyaknya lah beraksi daripada berencana karena inti dari berbisnis tersebut ada pada jalannya bisnis. Rencana penting agar action lebih terarah namun yang paling penting actionnya itu sendiri.

4. Pelajari dan dalami 3 hal
Tiga buah hal tersebut adalah pemasaran, keuangan dan sdm yang menunjang. Pemasaran penting untuk penjualan produk kita sementara manajemen keuangan untuk memanajemenkan keuangan agar lebih terarah dan teralokasi dengan baik sementara kualitas SDM akan berpengaruh kepada kualitas produk bisnis kita, semakin terjaga kualitas produk maka akan semakin loyal dan di percaya bisnis kita.

5. Bangun merk dan perbesar omzet
Saat memulai usaha merk memang menjadi elemen penting, bangunlah merk agar bisa menjadi besar dan bisa di kenal oleh semua kalangan. Lalu perbesar juga omzet penjualan dengan cara ekpansi dan gencarnya pemasaran, Jika omzet tinggi maka keuntungan yang akan di dapat juga akan semakin besar.
selengkapnya

Minggu, 13 April 2014

Avatar The Last Airbender


Game Avatar: The Last Airbender adalah game yang beregenre Action RPG, dalam game ini kalian akan menemukan jurus-jurus aang (si pengendali elemen) yang mana menggabungkan 4 elemen yaitu Air,
tanah, api, dan angin pokoknya yang perisis ada di tv atau filmnya, alur ceritanya pun juga sanagt mirip, Di game ini kalian dapat memilih karater kalian sukan baik itu soka, katara, maupun aang, Untuk Grafis, Game ini tidak mengecewakan, cukup keren... Penasaran??? Ayo Download...


Screenshots :

Genre : Action | Style : RPG Fantasy | Release : 2004

Download Link Avatas The Last Airbender RIP Version (Mediafire)

Total Size : 495mb
selengkapnya

Sabtu, 12 April 2014

Prejudice

We all recollect a alighting upon a world dauntless space battalion in a diversion Section 8! Adventures of a dauntless group from a alighting was not a end, they had one after another a diversion Section 8: Prejudice! Now this is not only a network height for mass attempted murder – in front of us there was a qualitative illusory diversion which has recognised a association with a great storyline.


Network mode is prettier, has combined brand new modes as well as weapons. a couple of difference about a picture: a developers tweaked a aged engine as well as a fight of a destiny is indeed alive: Colorful explosions, drifting past a physique from a explosion good take a break for a eyes. Special goods have grown during slightest upon a conduct – right away a explosions have been some-more picturesque as well as colorful.
download Prejudice pc games 2012







http://www.filesonic.com/file/3995283375
http://www.filesonic.com/file/3995283385
http://www.filesonic.com/file/3995283395
http://www.filesonic.com/file/3995283405
http://www.filesonic.com/file/3995291905
http://www.filesonic.com/file/3995291915
http://www.filesonic.com/file/3995291925
selengkapnya

Rabu, 09 April 2014

Pilkada Belu Bakal Digelar Tahun Depan

Bupati Belu, Drs Joachim Lopez, tidak berniat membangkangi isyarat dari Kemendagri terkait tidak menyerahkan DP4 melibatkan Kabupaten Malaka. Pihaknya hanya meminta payung hukum yang jelas mengenai penyerahan DP4 sesuai permintaan KPU dengan menyertakan Malaka termasuk anggaran.

"Jika Kemendagri menilainya membangkang dan menurunkan tim khusus untuk memintai keterangannya, saya siap. Prinsipnya, Pemkab Belu sudah punya niat baik memfasilitasi pertemuan bersama antara KPU Belu dengan Kemendagri pada April 2013 ternyata tidak jalan, termasuk Juli 2013 meminta waktu Dirjen Otda untuk bertemu namun tidak dijawab," ujar Bupati Lopez pada acara jumpa pers dengan wartawan bersama DPRD Belu di ruang rapat DPRD Belu, Jumat (18/10/2013). Hadir saat itu, Ketua DPRD Belu, Simon Guido Seran; Ketua Komisi A, Cyprianus Temu, S.IP; dan beberapa anggota dewan.

Bupati Lopez menjelaskan alasan mendasar mengapa hingga kini pihaknya belum menyerahkan DP4 sesuai permintaan KPU Belu yang melibatkan 24 kecamatan adalah Malaka setelah resmi menjadi kabupaten sendiri, secara wilayah tidak masuk lagi dalam Kabupaten Belu. Apalagi Malaka sebagai daerah otonomi telah ditetapkan dalam UU Nomor: 3 Tahun 2013 sehingga tidak ada kewenangan dirinya untuk menggabungkan wilayah Malaka pada Pilkada Belu.

Atas polemik yang berkembang saat ini bahwa Bupati Belu membangkang sama sekali tidak beralasan, karena Pemda Belu sejak April 2013 telah meminta pihak terkait, termasuk KPU Belu, untuk melakukan konsultasi ke Jakarta tetapi tidak ikut. Selain itu, jelas Lopez, pada Juli pihaknya meminta Dirjen Otda agar menyiapkan waktu untuk pihaknya bersama KPU melakukan konsultasi mengenai payung hukum penyerahan DP4
melibatkan Malaka, termasuk anggaran, tetapi tidak ditanggapi.

"Kami sudah punya niat baik untuk menyelesaikan polemik ini agar pilkada berjalan baik. Bukan kami tidak pernah berusaha. Lalu kami dinilai membangkang, dasarnya apa? Kami melanggar apa sehingga dinilai membangkang. Kami tidak punya niat apapun untuk membangkang tapi kami mau supaya pihak Dirjen Otda menunjukkan payung hukum jika kami serahkan DP4 melibatkan Malaka dan anggaran. Buktinya waktu pertemuan tanggal 11 Oktober tidak ada kata sepakat," kata Lopez.

Menjawab Pos Kupang (Tribunnews.com Network) soal kemungkinan tim dari Dirjen Otda akan memintai keterangannya, Lopez menyampaikan silakan.

Tim Dirjen juga harus meminta keterangan DPRD Belu, juga terkait hak budget ada di lembaga dewan sehingga pemerintahannya tidak saja yang disudutkan. Sebagai pemimpin tentu siap memberikan keterangan sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku, bukan kemudian dinilai sebagai suatu pembangkangan.

"Soal daerah otonomi baru yang sudah laksanakan pilkada bisa saja tahapannya sudah dimulai sejak peresmian DOB. Dan, soal pilkada
dipercepat itupun sudah kami pikirkan, makanya sejak April itu kami punya niat baik untuk konsultasi bersama tapi molor sampai tanggal 11 Oktober barulah bisa kami bertemui Dirjen Otda," tutur Lopez.

Sementara Ketua DPRD Belu, Simon Guido Seran, menegaskan, kehadiran tim ke Jakarta tanggal 11 Oktober 2013 itu sesungguhnya meminta
kejelasan soal payung hukum terkait polemik penyerahan DP4 dan anggaran untuk 24 kecamatan. Namun pertemuan itu berakhir tanpa kesepakatan sehingga penyerahan DP4 yang sedianya dilaksanakan tanggal 16 Oktober batal dilaksanakan. Akibatnya tahapan pilkada tidak bisa dimulai oleh KPU Belu.

Hal senada ditegaskan Ketua Komisi A, Cyprianus Temu. Dia menerangkan bahwa pertemuan dengan Dirjen Otda memang tidak ada jalan keluar dimana Kemendagri tidak bisa memberikan penjelasan mengenai payung hukum penyerahan DP4 dan anggaran melibatkan Malaka itu. Karena itu, kata Temu, sangat wajar jika Pemda Belu belum bisa menyerahkan DP4.

"Tugas Komisi A itu tidak hanya lihat pada DP4 dan anggaran saja tetapi punya tugas melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pilkada. Apalagi pada pertemuan dengan Dirjen Otda kami bentangkan pula kajian hukum dari Kementerian Hukum dan HAM yang intinya Kabupaten Malaka secara yuridis tidak bisa dilibatkan pada pilkada Belu terhitung sejak UU Nomor: 3 Tahun 2013 diundangkan," tegas Temu. - TribunNews -

selengkapnya

Senin, 07 April 2014

Usaha Dong Kalau Mau Sesuatu!!!

Untuk mendapatkan sesuatu kita memang harus berusaha. Bagaiamana bisa mendapatkan sesuatu hanya dengan bengong saja? Apakah yang diinginkan akan tiba-tiba jatuh dari langit?

Usaha keras dan pantang menyerah akan menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Misalnya saja bagi para pelajar yang ingin menjadi pintar. Pintar tidak akan datang begitu saja, menjadi pintar adalah proses. Prosesnya ya belajar secara disiplin dan terus-menerus tanpa kenal menyerah. Begitupun jika ingin mendapatkan uang, maka bekerjalah yang giat dan rajin. Kalau sudah mendapatkan uang, barulah anda bisa membeli barang yang dinginkan.

Usaha juga yang akan membuat kita berhasil dalam setiap pekerjaan. Kalau hanya membayangkan keberhasilan tanpa usaha, sukses tidak akan pernah datang. Jadi marilah berusaha terus dan pantang menyerah untuk meraih apa yang kita impikan.. Salam semangat...
selengkapnya

Senin, 17 Maret 2014

Dilema tukar jantina


Sesiapa yang mahu menukar jantina mesti hidup sebagai ‘wanita’ sekurang-kurangnya selama setahun, mengambil kursus mengenai hormon wanita dan mendapatkan kelulusan daripada dua pakar psikiatri.
PAKAR bedah Thep Vedusit (tengah) sedang melakukan pembedahan menukar jantina ke atas Punlop Tongchai.
AKHIRNYA selepas dua jam menjalani pembedahan, penantian Punlop Thongchai untuk merealisasikan impiannya sewaktu kecil tercapai jua.
Kini, dia sudah boleh digelar wanita sejati apabila pembedahan menukar jantina yang dilakukan di sebuah klinik di Bangkok berjalan lancar.

Penari kabaret berusia 27 tahun itu sempat bersembang dengan jururawat sepanjang menjalani pembedahan yang hanya melibatkan pemberian ubat pelali di bahagian alat sulitnya sahaja.

Membesar di Thailand, iaitu salah sebuah daripada negara yang mempunyai populasi tertinggi di dunia dalam kes transgender serta mempunyai teknik pantas mengubah jantina, semangat Punlop sentiasa berkobar-kobar. Dengan kos serendah AS$2,000 (RM6,743), Punlop kini bergelar wanita.

Bagaimanapun, keputusan kerajaan mengetatkan prosedur menukar jantina seperti membuktikan keadaan psikologi individu tersebut kuat ke arah wanita sebelum dibenarkan berbuat demikian menyukarkan individu seperti Punlop.

Ini kerana baru-baru ini, kerajaan memutuskan sesiapa yang mahu menukar jantina di Thailand mesti hidup sebagai wanita sekurang-kurangnya selama setahun, mengambil kursus mengenai hormon wanita dan mendapatkan kelulusan daripada dua pakar psikiatri.

Namun, Punlop menegaskan permintaan itu amat melampau dan terlalu sukar untuk dipenuhi.

"Sebenarnya ia tidak perlu. Saya benar-benar tidak mahu melalui proses tersebut, jadi saya membuat keputusan untuk menjalani pembedahan sebelum undang-undang ini dikuatkuasakan," katanya kepada AFP sebelum melakukan pembedahan pada awal November lalu.

Perubahan jantina diharamkan sepenuhnya di Thailand sebelum seseorang itu berusia 18 tahun dan bagi lelaki, mereka mestilah berusia di antara 18 hingga 20 tahun, selain mendapat persetujuan daripada ibu bapa.

Aktivis gay Thailand, Nathee Teerarojanapong berkata, perlindungan undang-undang secara sah amat penting untuk mengawal kes pertukaran jantina secara meluas di mana kemudian hari ia sering kali dikesali oleh mereka yang terlibat.

"Saya mendapat banyak panggilan di mana mereka mengakui kesilapan yang dilakukan kerana menjalani pembedahan menukar jantina.

"Ia satu kesilapan besar dan mereka mahu kembali seperti sediakala tetapi perkara ini sudah tidak boleh diubah. Mustahil untuk mereka kembali menjadi lelaki sejati," tegasnya.
PUNLOP TONGCHAI tersenyum puas di katil hospital selepas berjaya menjalani pembedahan tukar jantina di Poliklinik Pratunam, Bangkok.

Sama seperti kesan psikologi terhadap perubahan jantina dan pemulihan selepas pembedahan, terdapat juga kesan sampingan daripada hormon yang harus diambil untuk mempercepatkan proses transformasi daripada lelaki kepada wanita. Ini termasuklah berpeluh pada waktu malam, keletihan, kenaikan berat badan, kehilangan otot lelaki dan libido.

Sehari sebelum pembedahan, Punlop memberitahu bahawa ketika masih kecil, dia gemar memakai pakaian wanita berbanding pakaian tradisional lelaki.

Justeru, menjelang usia 19 tahun, dia sudah mula mengambil pil hormon wanita dalam usaha untuk mengubah bentuk fizikal badannya.

"Saya tidak suka bahagian tubuh ini kerana saya tidak menggunakannya," kata Punlop sambil menunjukkan ke arah kemaluannya.

"Saya sendiri tidak tahu mengapa saya memilikinya. Jika saya mempunyai vagina, sudah tentu saya akan menggunakannya,"tambahnya.

Untuk mencapai impiannya, Punlop bertemu dengan Dr. Thep Vedusit, seorang pakar bedah di Bangkok yang mampu mengendalikan pembedahan pantas mengubah jantina tanpa penggunaan ubat bius yang biasa. Bagaimanapun, Thep percaya peraturan baru yang akan digubal boleh menjadi penghalang utama untuk seseorang menukar jantina.

Ujar Thep, dia telah menjalankan lebih daripada 500 pembedahan perubahan jantina dan setiap minggu, dia mempunyai dua atau tiga kes. Separuh daripada jumlah itu terdiri daripada pelancong asing yang datang untuk mengambil kesempatan di atas kelemahan undang-undang Thailand berhubung isu tersebut.

"Saya fikir pakar bedah boleh membuat keputusan siapakah transeksual. Setiap daripada mereka sudah mempunyai tekad yang tinggi untuk melakukan pembedahan dan saya tidak fikir pakar psikiatri memberi apa-apa faedah kepada mereka," ujar Thep.

Pada hari pembedahan, Punlop berjalan masuk ke sebuah klinik yang terletak di sebatang jalan yang sibuk di Bangkok.
PUNLOP Tongchai meninggalkan Poliklinik Pratunam di Bangkok selepas membuat temujanji untuk pembedahan tukar jantina.

Tanpa sebarang solekan, Punlop yang berpakaian ringkas dengan dres tanpa lengan paras lutut, baju panas dan sandal diiringi masuk ke bilik pembedahan yang kecil dan suram. Dindingnya ditampal dengan helaian keratan akhbar mengenai bintang kabaret transeksual.

Thep mengambil satu jam lebih untuk membentuk vagina menggunakan kulit organ genital lelaki miliknya. Punlop dibenarkan keluar pada hari yang sama selepas pembedahan dan dalam masa empat minggu, Thep telah menyempurnakan semua rawatan susulan yang ditetapkan ke atas Punlop.

"Ia tidak terlalu sakit. Saya boleh mengatasinya. Bagaimana perasaan saya sekarang? Sudah tentu saya amat gembira. Sepanjang hidup saya, inilah perubahan yang diinginkan. Ia impian saya sejak kecil lagi," kata Punlop. - AFP

LINK
selengkapnya

Minggu, 16 Maret 2014

Nasib Malang ‘Hero’ Tanpa Kaki


Nasib Malang ‘Hero’ Tanpa Kaki
Kisah kucing jalanan yang mengalami nasib malang apabila kedua kakinya (bahagian depan) dipotong oleh manusia kejam bukan perkara baru bagi sesetengah masyarakat.
Diberi nama Hero, kisahnya mendapat liputan meluas oleh seluruh media dan orang awam berikutan perkara yang menimpa kucing berkenaan amat jarang berlaku di Malaysia ini.
Ringkasan mengenai Hero, ia telah dijumpai oleh saudara Mohd Hairey Yahya di depan kedai runcit ketika datang untuk membeli air.
Keadaan Hero pada ketika itu amat menyayat hati. Ia terbaring tanpa kaki hadapan dan dalam keadaan yang tercungap-cungap.
Menurut seorang kanak-kanak, dia ternampak ada seorang lelaki yang menaiki kereta telah membuang Hero di tepi longkang berhampiran dengan kedai runcit tersebut sambil berkata kucing itu bawak sial!
Begitu kejam hati lelaki berkenaan!
Hairey membawa Hero pulang dan merawatnya dengan sendiri berikutan dia tidak mempunyai wang kerana baru bertukar tempat kerja.
Menurut Hairey, keadaannya Hero ketika itu macam ayam golek.
“Hero tak boleh baring ke kiri dan ke kanan. Kejap2 bergolek…kejap2 bergolek… Buang air besar dan kecil mengiring..nak letak dalam kotak salah, nak letak kat lantai pun salah,” katanya yang dipetik melalui blog miliknya www.kakimotong.blogspot.com
Setelah beberapa bulan, Hero pulih dan kini ia terpaksa bergantung sepenuhnya dengan dua kaki belakang.
Pada zaman dulu, semasa Nabi Muhammad s.a.w ingin menunaikan solat, tetapi terdapat seekor kucing tidur di atas serban Rasulullah.
Oleh kerana tidak mahu mengganggu kucing itu, Rasulullah sangguh memotong serban berkenaan. Begitu hormatnya Rasullah terhadap binatang ini.
Sementara itu, dari Hadith Riwayat Bukhari Ibn Umar r.a pernah bersabda, “Sorang wanita pernah masuk ke neraka kerana membiarkan seekor kucing mati keaparan”.
Kepada mereka yang tidak sukakan binatang, janganlah menyiksa haiwan-haiwan ini, kerana ia juga makhluk bernyawa yang bakal membantu anda suatu hari nanti.
Siapa tahu bukan? Tidak ada perkara yang mustahil di dunia ini. – MyNewsHub

selengkapnya